Mengasah Kepemimpinan Melalui Video Game

Apa yang terbersit di dalam benak Anda ketika kita membahasakan kata “Video Game”? Apakah seesuatu hal yang menyenangkan? Apabila iya, maka itu pulalah yang Anda di benak saya. Bisa jadi ini pula yang ada di benak banyak orang. Ada yang mengasosiasikan menyenangkan menjadi suatu hal yang enak dilakukan berlama – lama, ada juga yang merasa bahwa tidak wajar kalau terlalu menyenangkan atau bahkan ada beberapa yang merasa bahwa hal ini sudah termasuk dalam menyia – nyiakan waktu saking enaknya sehingga “Video Game” harus dijauhi.

Terlepas apapun persepsi Anda, kita sebaiknya bisa melihat dari kedua sisi. Tulisan ini hanya akan membahas mengenai sisi baik sebuah “Video Game” untuk menjadi sarana mengasah kepemimpinan seseorang.

Apakah benar bisa?

Bisa! Menurut saya yang berkutat dengan urusan kepemimpinan dan video game sama lamanya, saya melihat ada korelasi yang menarik apabila kita bisa melihat dari sisi pendidikan kepemimpinannya. Saya ambil sebuah contoh, flight simulator. Simulasi ini memberikan gambaran yang mendekati nyata bagaimana sebuah pesawat bisa diterbangkan. Simulasi ini menyelamatkan banyak nyawa orang dan tentunya menghemat dana yang sangat banyak. Versi permainan yang berbasis hape android pun ada yang dibuat mendekati aturan – aturan cara dalam kondisi aslinya. Untuk versi hape android bisa dilihat ulasannya disini.

Bagaimana dengan mengasah kepemimpinan?

Kepemimpinan sendiri di artikan sebagai suatu kemampuan untuk mengambil keputusan dalam kondisi apapun yang akan bisa memberikan pengaruh kepada diri sendiri maupun orang lain menuju suatu tujuan yang direncanakan maupun tidak direncanakan.

Apakah bisa mengasah kepemimpinan dengan Video Game?

Sangat bisa! Tentu skala nya berbeda dengan menggunakan permainan seperti outbound yang bisa mensimulasikan secara langsung beberapa poin penting kepemimpinan, akan tetapi seperti itulah fungsi video game , membuat suatu gambaran bergerak yang mampu terlihat secara audiovisual dan memberikan efek di setiap langkah yang diambil seorang pemain. Menghemat waktu, biaya dan tempat. Semakin sophisticated video games nya maka tentu akan semakin baik efek penggambarannya.

Hal yang perlu dipahami bahwa video game dibangun atas keterbatasan pemikiran pembuatnya. Pastinya mereka akan membuat yang terbaik, tetapi perlu dipahami bahwa video game itu tidak terlepas dari siapa pembuatnya. Apa aliran pemikiran dan keilmuannya. Jadi kita mesti memahami bahwa akan ada beberapa versi mengenai hal tersebut.

[This] worldly life is only amusement and diversion. And if you believe and fear Allah, He will give you your rewards and not ask you for your properties.

Holy Quran Surah Muhammad Verse 36

Bagaimana selanjutnya menggunakan menggunakan video game dalam mengasah kepemimpinan diri kita? Kita harus memahami lebih dalam mengenai hal apa yang perlu dilatih dalam diri kita dari segi kepemimpinan.

Secara umum setidaknya ada tiga hal dalam kepemimpinan yang bisa diasah melalui video game, yaitu:

  1. Kemampuan pengambilan keputusan
  2. Kemampuan membuat prioritas
  3. Kemampuan memecahkan masalah

Kemampuan lainnya yang penting dalam kepemimpinan tetapi kurang cukup efektif digunakan dalam video game adalah kemampuan komunikasi untuk mempengaruhi dan menentukan tujuan secara mandiri dan bebas.

Mari kita contohkan dalam video game. Saya akan mengambil sebuah contoh permainan dengan judul Cities: Skylines yang diproduksi oleh Paradox Interactive perusahaan dari Swedia. Permainanan ini akan mengasah diri Anda sebagai seorang pemimpin dalam suatu wilayah. Anda bisa memilih dengan memulai dari anggaran kota yang terbatas dan kondisi wilayah yang sesuai dengan keinginan Anda. Masing – masing wilayah akan memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing dari segi sumberdaya. Penjelasan singkat permulaan permainan barusan saja bisa memperlihatkan kepada kita bahwa sebagai seorang pemimpin kita harus memilih berdasarkan keinginan dan keterbatasan kita masing – masing. Pada permainannya pun akan melewati berbagai kondisi yang kita harus bisa melihat ada permasalahan apa, apa yang harus kita lakukan, seberapa cepat kita melakukan dll.

Apa tujuan semua ini?

Tujuan semua ini adalah supaya kita bisa terbiasa dan siap menghadapi berbagai macam permasalahan lainnya di dalam hidup dalam situasi yang lebih kompleks dan melibatkan perasaan dan pemikiran kita. Game of Life. Akhir kata, bahwa sebuah permainan dapat melatih diri kita beberapa hal sebelum kita benar – benar harus menggunakannya di kehidupan sehari – hari. Selalu ingat bahwa kita gunakan permainan ini untuk kehidupan kita, bukan berarti kehidupan kita adalah permainan ini. Karena kehidupan ini akan lebih menyenangkan dan lebih seru diantara tantangan dan kesulitannya 🙂

Selalu bersyukur dengan apa yang kita punya, stay awesome!